September 21, 2021

Tanggapan Zinedine Zidane Usai Real Madrid Disingkirkan Athletic Bilbao Hasil Piala Super Spanyol

Berikut hasil Piala Super Spanyol yang diwarnai tanggapan Zinedine Zidane usai Real Madrid disingkirkan Athletic Bilbao. Real Madrid baru saja menelan kekalahan 2 1 atas tuan rumah Atletic Bilbao dalam lanjutan Semifinal Piala Super Spanyol, Jumat (15/1/2021) dini hari. Berlangsung di Stadion La Rosaleda, Athletic Bilbao berhasil mencetak dua gol kemenangan lewat brace Raul Garcia.

Sedangkan Real Madrid pun hanya mampu membalas satu gol melalui striker andalannya, Karim Benzema. Hasil ini pun menggagalkan terjadinya El Clasico dalam partai puncak Piala Super Spanyol, di mana Barcelona telah memastikan tiket Final dan bakal menghadapi Athletic Bilbao. Tersingkirnya Real Madrid pun ditanggapai oleh sang pelatih Zinedine Zidane yang sangat menyoroti permainan babak pertama.

Menurutnya pada babak pertama, Real Madrid salah menerapkan strategi hingga posisi Luka Modric pun jadi catatan bagi pelatih asal Prancis ini. “Babak pertama kami sulit, kami tidak memulai permainan dengan baik. Mereka mencetak gol dengan dua peluang yang mereka miliki, dan itu sulit," kata Zinedine Zidane dikutip dari laman Football Espana. “Kami tidak membaca babak pertama dengan baik. Mereka menekan tinggi dan kami kehilangan bola yang biasanya tidak kami lakukan. Kami akhirnya mengganti formasi karena kami tidak nyaman dengan posisi Luka [Modric] .

“Yang bisa Anda lakukan adalah tetap bekerja, mencoba istirahat dengan baik dan memikirkan pertandingan berikutnya. Anda harus membalik halaman dan terus bekerja. Kita tidak bisa gila sekarang," tukas Zidane. Kedua tim tampil ngotot sejak wasit Juan Martinez memulai pertandingan. Namun, Real Madrid lah yang pertama membuat percobaan. Upaya itu datang pada menit ke 10.

Usai melakukan penetrasi di sisi kanan penyerangan, Eden Hazard melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti. Akan tetapi, sepakan Hazard masih bisa dipentalkan oleh Unai Simon dan hanya menghasilkan tendangan penjuru untuk Real Madrid. Athletic Bilbao sendiri tidak tinggal diam, pasukan Marcelino Garcia juga mebuat beberapa serangan yang cukup merepotkan barisan pertahanan Real Madrid.

Serangan serangan itu pun membuahkan hasil pada menit ke 18. Raul Garcia sukses membobol gawang kawalan Thibaut Courtois. Setelah memotong umpan datar Lucas Vazquez, Dani Garcia mengirim umpan terobosan ke kotak penalti yang lalu diteruskan Raul Garcia menjadi gol menggunakan kaki kiri. Sepakan Raul Garcia mengarah ke tiang jauh dan Courtois gagal menahannya meski telah berusaha.

Kebobolan buat arus serangan Real Madrid menjadi semakin lebih deras. Salah satu percobaan tercipta pada menit ke 31. Usai menerima umpan pendek dari Luka Modric, Vazquez langsung mengirim bola ke kotak penalti dari sisi kanan penyerangan yang kemudian di teruskan ke arah gawang oleh Marco Asensio menggunkakan sentuhan kaki kiri. Namun, upaya itu masih melebar dan hanya menghasilkan tendangan gawang untuk Athletic.

Menit ke 37 Athletic mendapat kesempatan emas untuk menggandakan keunggulan usai wasit menunjuk titik putih. Penalti itu diberikan karena Vazquez kedapatan melanggar Dani Garcia di dalam kotak terlarang. Raul Garcia maju sebagai algojo penalti, dan pemain 34 tahun itu sukses memasukkan bola ke dalam gawang dengan mengirim bola ke sisi kiri gawang.

Courtois menebak ke arah sebaliknya dan terpaksa memungut bola dari dalam gawanya untuk kedua kalinya pada pertandingan ini. Tidak ada gol tambahan sampai babak pertama berakhir. Alhasil Real Madrid tertinggal 0 2 dari Athletic saat turun minum. Real Madrid mencoba bangkit pada babak kedua dengan kembali menekan pertahanan Athletic.

Pada menit ke 52 mereka nyaris memperkecil defisit gol andai tandukan Karim Benzema sedikit lebih kencang. Peluang itu hadir dari umpan lambung Toni Kroos yang dibuat dari sisi kanan penyerangan yang berhasil ditanduk Benzema. Sayangnya sundulan Benzema itu terlalu lemah sehingga Unai Simon bisa menangkapnya dengan mudah.

Menit 73' Real Madrid akhirnya berhasil mencetak gol lewat aksi Benzema. Berawal dari umpan panjang yang dikirim Fede Valverde dari sisi kiri penyerangan, Casemiro yang menjadi tujuan memantulkan bola ke muka gawang yang lalu diteruskan menjadi gol oleh Benzema menggunakan sentuhan kaki kanan. Gol tersebut awalnya dianggap offside oleh hakim garis, namun wasit meninjau kembali gol itu menggunakan VAR.

Setelah cukup lama berkonsultasi dengan petugas VAR, wasit pun memutuskan gol tersebut sah dan Real Madrid sukses memangkas ketertinggalannya menjadi 1 2. Real Madrid kembali berhasil mencetak gol pada menit ke 82. Umpan silang Ferland Mendy dari sisi kiri penyerangan berhasil diterima Benzema, lalu striker berpaspor Prancis itu melakukan sedikit pergerakan sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang menembus penjagaan Unai Simon.

Akan tetapi, gol tersebut tidak sah. Hakim garis menyatakan Benzema berada lebih dekat dengan gawang ketimbang pemain lain saat gol terjadi alias offside. Kedua kubu gagal membuat gol lagi sampai wasit menyudahi jalannya laga. Real Madrid pun kalah 1 2 dari Athletic Bilbao. Real Madrid 1 2 Athletic Bilbao (Karim Benzema 73'; Raul Garcia 18', 38' pen)

Real Madrid (4 3 3): 1 Thibaut Courtois; 17 Lucas Vazquez, 4 Sergio Ramos, 5 Raphael Varane (6 Nacho Fernandez 46'), 23 Ferland Mendy; 8 Toni Kroos, 10 Luka Modric (15 Fede Valverde 68'), 14 Casemiro; 7 Eden Hazard (20 Vinicius Jr 68'), 9 Karim Benzema (24 Mariano 88'), 11 Marco Asensio Pelatih: Zinedine Zidane Athletic Bilbao (4 4 2): 1 Unai Simon; 21 Ander Capa (15 Inigo Lekue 69'), 3 Unai Nunez, 4 Inigo Martinez, 24 Mikel Balenziaga (2 Jon Morcillo 79'); 18 Oscar De Marcos, 14 Dani Garcia, 27 Unai Vencedor (6 Mikel Vesga 68'), 10 Iker Muniain (12 Alejandro Berenguer 71'); 22 Raul Garcia (20 Asier Villaibre 79'), 9 Inaki Williams

Pelatih: Marcelino Garcia Wasit: Juan Martinez

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *