September 21, 2021

Siswi Kelas 3 SMP di Lombok Nikahi Pacar yang Seorang Buruh Bangunan karena Takut Dimarahi Ibunya

Gadis berusia 16 tahun mengajak kekasihnya menikah karena takut dimarahi sang ibu. AN takut dimarahi sang Ibu karena sering menginap di rumah temannya. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Rembutan, Lombok, NusaTenggaraBarat(NTB).

Sebuah video yang memperlihatkan seorang gadis 16 tahun mengajak kekasihnya menikah viraldimediasosial. Gadis berinisial AN mengajak kekasihnya, MI (16) menikah karena takut kepada ibunya lantaran ia sempat menginap di rumah temannya. Mereka menikah dengan maskawin uang Rp 1 juta dan emas seberat 15 gram.

"Saya nikah sebelum tahun baru itu, saya takut pulang ke rumah, ibu saya marah gara gara saya nginap di rumah teman saya," kata AN, Rabu (6/1/2021). "Saya yang ajak dia nikah, dia mau, terus dibawa ke sini," kata AN saat ditemui di rumah suaminya. AN adalah siswi kelas III madrasah tsanawiyah (Mts) setara dengan SMP.

Suaminya MI adalah siswa kelas 1 SMK di Lombok Tengah yang putus sekolah. AN mengaku masih ingin melanjutkan sekolah namun karena sudah terlanjur menikah, AN enggan untuk melanjutkan pendidikannya. Pernikahan AN dan MI digelar pada Selasa (6/1/2020).

Video pernikahan mereka sempa viral di media sosial. Di video berdurasi 8 menit, terlihat MI dan An mengenakan busana berwarna putih. MI yang menggunakan kopiah putih terekam mengucapkan ijab kabul di hadapan penghulu dan disaksikan oleh warga setempat.

MI selama ini tinggal bersama ibu tiri dan kakek dari ayahnya yang berinisial T. Ayah MI yang berinsial R sudah 4 tahun merantau ke Malaysia menjadi TKI. Kepada Kompas.com, T mengaku kaget saat tahu cucunya menikah.

Ia tak berdaya untuk menolak karena cucunya sudah membawa AN ke rumahnya untuk menikah. "Saya tidak tahu apa apa, tiba tiba datang bawa perempuan mau nikah, ya apa mau bilang, jadinya nikah," kata T. Mengakui jika cucunya masih anak anak.

Sejak putus sekolah, sehari hari MI bekerja serabutan menjadi buruh disawah atau buruh bangunan. "Iya, masih anak anak, kalau zaman saya dulu, umur 30 itu baru bisa dikasih menikah," kata T.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *